ADIRA MOTOR Umum - Lady Biker Adira Motor

Lady Biker

Go Girls Power

21 April 2009

Berbicara mengenai emansipasi wanita pada jaman sekarang, banyak pula wanita yang kita lihat dan temui memilih dan memakai kendaraan sepeda motor di jalan - jalan raya, seperti halnya di kota Bandung tercinta ini. Janggal ? Hhmm... sepertinya tidak, hal tersebut sudah menjadi sesuatu yang jamak.

Kebutuhan akan ketepatan waktu, jarak tempuh, mobilitas, mengatasi kemacetan, irit bahan bakar biar irit pengeluaran, pergaulan, investasi untuk dijual kembali, dan segudang alasan positif lainnya, menjadikan banyak wanita, khususnya di kota Bandung memilih kendaraan sepeda motor. Wow.., terima kasih kepada Ibu Raden Ajeng Kartini, wanita masa kini lebih berani (dalam hal positif), lebih percaya diri dan mandiri serta smart. Bener ngak ladies ?.

Diantara sekian banyak lady biker di Bandung, ada pula karyawati-karyawati Head Office Adira Motor yang pantas juga dijuluki "Lady Biker".

Diantaranya : (urutan berdasarkan lama bekerja)

  1. Cornelia Niken Agustina, Staf Logistik Head Office Adira Motor dengan motor Supra Fit.
  2. Nunik Sariati, Staf GA Head Office Adira Motor dengan motor Supra X.
  3. Wini Harimurti, Staf Finance Head Office Adira Motor, dengan Supra X125.
  4. Surti Purwanti, Staf Finance Head Office Adira Motor, dengan NF125 ATAU Kharisma.
  5. Merlin Rosalina, Staf Accounting Head Office Adira Motor, dengan NF 125TRF.
  6. Siti Nurhalimah, Karyawan Magang dengan Supra X.
  7. Uly Parulianti Margareta, Karyawan Magang dengan Supra X.

Sepeda Motor identik dengan pria? Ungkapan tersebut kayanya ngak menjadi gangguan bagi para lady biker Adira Motor ini, mereka berpendapat bahwa hal tersebut sudah ngak jamannya lagi sepeda motor didominasi pria, memang persepsi bahwa motor identik dengan bahaya, ketidaknyamanan, kotor, debu, kehujanan dan kepanasan, karena pengendaranya berhubungan langsung dengan dunia luar, sangat berbeda sekali dengan karakter wanita dengan persepsi yang lemah lembut, butuh dilindungi, modis. Wanita saat ini equal dengan laki-laki. Dengan kemajuan teknologi, semakin mempermudah pemakaian dan perawatan sepeda motor.

Mengenai penampilan, jangan salah juga, mereka juga tetep pengen terlihat cantik, siapa bilang naik motor terlihat jadi tomboy? siapa bilang juga naik motor tidak bisa tetap terlihat cantik ?. Satu kali lagi, bener ngak ladies ?. Hal ini terbukti bahwa kebanyakan dari para lady biker ini, tetep menyimpan peralatan kosmetik dibagasi motor mereka, atau paling tidak membawa sebuah sisir untuk merapikan rambut di parkiran dengan bercermin pada kaca spion setelah rambutnya berada didalam helm selama berkendaraan.

Dan masalah pakaian, tentu saja tetep harus terlihat fashionable tapi nyaman, tentu saja basic-nya celana ialah pilihan utama, baik itu panjang atau pendek, untuk memudahkan dalam operasional sepeda motor. Terus mengenai safety, saat ini sudah banyak pula helm yang didesain untuk wanita dengan corak dan warna yang berbau wanita, ada pula jaket, sarung tangan khusus bagi biker wanita, so ngak ada alasan untuk tidak tampil modis saat memakai sepeda motor, kecuali saat hujan, mau tak mau, ya tertutup jas hujan.

Yang menarik, sebagian besar dari para lady biker ini, kurang menyenangi motor matic, hah..., yang bener ? padahal sebagian besar lady biker di bandung , mungkin akan lebih memilih motor matik karena mudah untuk digunakan, semua orang tahu itu kan?. Dan pada kenyataannya saat ini, banyak pula kaun adam yang lebih memilih untuk memakai motor matic. Para lady biker ini berpendapat bahwa motor bergigi lebih mantap, lebih irit, tarikannya pokoknya lebih mantap, apalagi untuk dibawa ke luar kota.

Para Lady biker Adira Motor ini, seakan tidak bisa dipisahkan dengan motornya untuk melakukan berbagai aktivitas yang mobile, mulai dari berangkat kantor sampai pulang kembali ke rumah. Berbagai rute perjalanan mereka lalui tanpa gentar. Dan pengalaman berkendaraannya pun jangan pula diragukan, sebagian besar dari mereka pernah melakukan touring, baik dalam kota maupun sampai ke luar kota, seperti halnya Uly yang menguasai kota Bandung, Ibu Niken, yang seringkali mondar-mandir naik motor, Cirebon -Bandung, Pemalang, Semarang ,Yogyakarta setiap akan pulang kampung, atau juga Mba Surti, yang sampai berkeliling ke Yogyakarta, Jawa Tengah, atau juga Mba Wini sampai ke Sukabumi, Siti yang sudah merajai daerah Garut. Hmmm...awesome right?.

Dan tetap, sekali wanita tetap wanita, membutuhkan untuk berpasangan dengan pria. Sebagian besar dari para lady biker ini, memimpikan pria idamannya ialah seorang yang tinggi besar dan tentu saja yang penting mengendarai sepeda motor, dan bukan sembarang motor tapi sepeda motor Tiger berwarna hitam. Dengan alasan berkesan cowo banget deh, ujar para lady biker ini.

Sekedar sekilas info, jangan salah, banyak pula lady biker yang juga berprestasi dengan motor kesayangannya, ini salah satu contohnya : Dari luar negeri : Trillium Muir, wanita asal Canada baru saja menorehkan sejarah menjadi pengemudi motor tercepat di dunia, dan dinobatkan menjadi "The World's Fastest Woman on a Motorcycle". Wanita ini dapat mencapai kecepatan 239,36 mph (382,98 km/jam) ketika mengendarai sebuah motor. padahal, dia baru mulai mengendarai motor pada 2006. "Pertama kali saya menggunakan Honda 500 buatan 1977. Saudaraku John, berlari mendampingi saya dan memberikan instruksi bagaimana harus mengerem dan gas," ujarnya. (sumber : www.okezone.com).

Sedang kan untuk didalam negeri pun tak kalah serunya yaitu : Dikalangan biker Honda-Tiger ia dikenal dengan nama lengkap, Ibu Anita Kusumawardhani (47). "Bunda" adalah sebutan yang lebih akrab yang selalu disebut oleh anggota dari jajaran Klub HTCI (Honda Tiger Club Indonesia). ia sangat menyukai touring motor yang dilakoninya sejak 10 tahun lalu? Entahlah. Katanya, dulu ia pernah punya motor Honda Supra, kemudian Honda Mega Pro. Yang pasti ia gemar menyempatkan waktunya untuk berpergian atau touring keluar kota dengan motor. Perjalanan "solo-riding" adalah yang paling disukai olehnya, walaupun kadangkala ia juga ikut touring bersama dengan teman Komunitas/Klub Motor Honda Tiger. Dalam sejarah motor touring di Indonesia hingga artikel ini ditulis, Ibu Anita satu-satunya wanita Indonesia yang telah menjelajah nusantara dengan sepeda motor, bahkan tanpa embel-embel sponsor. Semua perjalanan touringnya 100% ditanggung atas biaya sendiri!

Tercatat beberapa perjalanan touring Ibu Anita di tahun 2008 , antara lain :

  • PELANTIKAN CATRIK, Cibodas, 8-9 Februari 2008
  • Turing Klonang-Kloneng nang Subang 1-2 Maret 2008
  • TO BANDUNG 19-20 April 2008
  • NAPAK TILAS PANTURA (Ultah TMC Surabaya), 25-27 April 2008
  • ULTAH TAB, Bandung 23-24 Mei 2008
  • JOIN TIM BUTO IJO TO CILEGON 7-8 Juni 2008
  • JAMNAS HTCI KE-8, Danau Chimpago, Padang, 8-10 Agustus 2008
  • TO SABANG NAD, Pulau We "KM. 0 NKRI". 17 Agustus 2008

dan masih banyak yang lainnya pada tahun sebelumnya yaitu tahun dari 2005 sampai 2007. (Sumber : www.stephenlangitan.com). WOW..,ngak bisa comment , I'm speechless.

Namun ladies, yang terpenting jangan lupa akan masalah keamanan dan kenyamanan saat berkendaraan. Kendaraan roda dua lebih rentan terhadap kecelakaan dengan luka yang lebih serius. (gd)